PKJ 50 - Kasihanilah Kami

1.  Ya Allah Bapa Pencipta, Kasihanilah kami!
2.  Ya Yesus Kristus Penebus, Kasihanilah kami!
3.  Ya Rohul Kudus Penghibur, Kasihanilah kami!

PKJ 51 - Gloria

Gloria, gloria, gloria, gloria.
Gloria, gloria, in excelsis Deo.

PKJ 52 - Ajar Kami Umatmu

Ajar kami umatMu, menghayati firmanMu.
Ajar kami mengerti, mengaminkan SabdaMu.
Dalam kata, dalam karya dalam segalanya.

PKJ 53 - Alkitab Pedoman Yang Berharga

1.  Alkitab pedoman yang berharga, menjadi bekal hidup,
menyimpan rahasia yang nyata, sekarang dan dahulu.
Abadi dan tak berubah selamanya, walau zaman berubah,
Dan nyata kepada orang yang beriman dibumi dan disorga.

2.  Alkitab panduan yang berharga, menyimpan banyak harta,
diilhami oleh Allah Bapa dan Putra dan roh Kudus.
Demi kehidupan manusia, sejaht’ra bahagia
sehingga damai sentosa selamanya dibumi dan disorga.

PKJ 54 - Atas Bumi Nan Permai

1.  Atas bumi nan permai, atas langit nan cerah,
Atas kasih tersemai dalam hidup semesta:
Reff:
Tuhan, Raja semesta, bagiMu syukur,
syukur, puji dan sembah!

2.  Atas tiap kurnia pad pagi dan petang,
Atas bukit dan lembah, surya bintang cemerlang:
Reff:
Tuhan, Raja semesta, bagiMu syukur,
syukur, puji dan sembah!

3.  Atas kasih nan mesra antara manusia,
Atas sanak saudara disorga, didunia:
Reff:
Tuhan, Raja semesta, bagiMu syukur,
syukur, puji dan sembah!

4.  Atas umat yang teguh dalam doa dan kerja,
Bakti kasih padaMu diseluruh dunia:
Reff:
Tuhan, Raja semesta, bagiMu syukur,
syukur, puji dan sembah!

5.  Atas kurban kasihMu yang tiada taranya,
tidak lain: Dirimu bagi kami s’lamanya:
Reff:
Tuhan, Raja semesta, bagiMu syukur,
syukur, puji dan sembah!

PKJ 55 - Hai, Puji Namanya

1.  Hai, puji namaNya, terang cahaya,
dan puji namaNya, hai cakrawala,
Hai, puji namaNya, semesta alam:
mari semuanya menyembah Tuhan.
Reff:
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti,
Haleluya! kar’na kasihNya tak terp’ri.
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti,
Haleluya! Kar’na kasihNya tak terp’ri.

2.  Hai, puji namaNya, tumbuh-tumbuhan,
dan puji namaNya, jenis bijian.
Hai, puji namaNya, buah-buahan:
mari semuanya menyembah Tuhan.
Reff:
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti,
Haleluya! kar’na kasihNya tak terp’ri.
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti,
Haleluya! Kar’na kasihNya tak terp’ri.

3.  Hai, puji namaNya, ikan dilaut,
dan puji namaNya, burung dilangit.
Reff:
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti,
Haleluya! kar’na kasihNya tak terp’ri.
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti,
Haleluya! Kar’na kasihNya tak terp’ri.

4.  Hai, puji namaNya, hai hewan-hewan:
mari semuanya menyembah Tuhan.
Reff:
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti,
Haleluya! kar’na kasihNya tak terp’ri.
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti,
Haleluya! Kar’na kasihNya tak terp’ri.

5.  Allah mengakhiri penciptaanNya dihari yang kudus, hari ketujuh.
Kar’na dilihatNya baik semua akhirnya Allahpun memberkatinya.
Reff:
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti,
Haleluya! kar’na kasihNya tak terp’ri.
Haleluya! Pujilah Tuhan tak henti,
Haleluya! Kar’na kasihNya tak terp’ri.

PKJ 56 - Lihatlah Pohon-pohon

1.  Lihatlah pohon-pohon dibukit dan lembah.
Tempat unggas dan burung berkicau gembira.
Aneka ragam ikan dilaut yang luas.
Semua ciptaan Tuhan dimanapun juga.
Reff:
Dan juga manusia ciptaan utama.
Tak satu terlupakan, semua dijagaNya.
Semuanya diberkati oleh Allah Bapa.
Anug’rah diberikan sesuai janjiNya.

2.  Cahaya bulan, bintang dimalam yang sepi.
Diwaktu siang hari sang surya berseri.
Kemarau dan penghujan berganti bersemi.
S’luruh alam semesta Tuhan yang memberi.
Reff:
Dan juga manusia ciptaan utama.
Tak satu terlupakan, semua dijagaNya.
Semuanya diberkati oleh Allah Bapa.
Anug’rah diberikan sesuai janjiNya.

PKJ 57 - Mahamulia Namamu

1.  Maha mulia namaMu, ya Tuhan.
Maha kuasa Kau Pencipta.
KuasaMu di alam semesta
Yang Kau ciptakan sempurna.
KuasaMu pun di dalam sorga.
Abadilah selamanya.

2.  Langit yang jauh diangkasa biru
karya ciptaanMu sendiiri.
Bumi dan laut bagai puing, debu,
Namun Engkau mengasihi.
Apalah kami dihadapanMu.
Namun Engkau memberkati.

3.  Bulan dan bintang bercahaya terang,
malam diganti siang hari.
Tuhan selalu mengaturnya,
berganti pada waktunya,
agar sejahtera umat dunia.
Patut dipuji namaNya.

PKJ 58 - Semua Yang Tercipta

1.  Semua yang tercipta, hai alam semesta,
agungkan nama Tuhan dan puji kasihNya.
Matahari, bulan, bintang burung-burung,
ikan-ikan, seluruh margasatwa digunung dan dilembah.

2.  Semua manusia, hai ikutlah serta
memuji kasih Tuhan yang agung mulia.
Dalam Yesus, PuteraNya, kita s’lamat selamanya;
segala sesuatu dibaharuiNya.

3.  Sekarang menderita seisi dunia
dan dosa manusia mengakibatkannya.
Tapi Yesus pun sengsara bagi kita yang bersalah,
Terhapus dosa kita disalib Golgota.

4.  Ya Yesus, Tuhan kami, ‘Kau bangkit mulia;
pun kami Kaubangkitkan, baptisan tandanya,
agar kami menerima hidup baru tak terkira
dan kami jadi saksi di alam semesta.

5.  Semua yang tercipta, hai alam semesta,
Agungkan nama Tuhan dan puji kasihNya.
Oleh Yesus disampaikan pengampunan, perdamaian.
Kelak bumi baru genap semuanya.

PKJ 59 - Besarlah Tuhan

Besarlah Tuhan dan sangatlah terpuji,
alas kota Allahku itu Gunung Sion yang kudus;
Gunung Sion itu elok, membuat girang s’luruh bumi,
Tuhanku bersemayam di Sion, kota Raja Besar.

PKJ 60 - Hai Umat Manusia

1.  Hai umat manusia, siapkan hatimu dan sambut Mesias,
Juruselamatmu! ‘kan datang segera
Terang dan kehidupan yang dijanjikan
Tuhan mengingat rahmatNya.

2.  Terima Tamu Agung, siapkan jalanNya!
Semua batu sandung singkirkan segera.
Timbunilah lembah, ratakanlah yang tinggi,
Yang bengkok dan yang miring luruskan bagiNya!

3.  Tuhan ‘kan meninggikan yang suka merendah;
olehNya disingkirkan yang angkuh bermegah.
Yang tulus hatinya niscaya dilayakkan
Menyambut kedatangan Sang Raja Mulia.

4.  Dimasa suci ini ‘ku mohon padaMu:
Ya Yesus, Kau sendiri siapkan diriku.
Hatiku ubahlah, jadikanlah palungan
tempat ‘ku mengagungkan namaMu s’lamanya.

PKJ 61 - Anak Di Palungan

1.  Anak dipalungan, mungil dan lembut,
Bayi suci murni, siapakah Engkau?

3.  Anak milik dunia, suku apapun,
buka hati kami, mengasihiMu.

2.  Jari tangan kami akrab Kaugenggam;
ubahlah hati kami, ubahlah dunia!

4.  Didalam derita kelahiranmu.
Kau beri harapan bagi dunia!

PKJ 62 - Bayi Mungil

1.  Bayi mungil lahir di kandang yang hina,
tidur terlelap dan dijaga bundaNya.
Reff:
Tidur tenang, Kau terlelap.
Alam hening, sunyi senyap.

2.  Para penggembala menjaga dombanya,
dan malaikat sorga membawa kabar baik.
Reff:
Tidur tenang, Kau terlelap.
Alam hening, sunyi senyap.

3.  Orang Majus ikutlah bintang Betlehem:
Mur dan kemenyan dan emas dibawanya.
Reff:
Tidur tenang, Kau terlelap.
Alam hening, sunyi senyap.

4.  Bayi mungil lahir di kandang yang hina.
Mari kita juga bersujud padaNya.
Reff:
Tidur tenang, Kau terlelap.
Alam hening, sunyi senyap.

PKJ 63 - Berkumandang Di Angkasa Raya

1.  Berkumandang di angkasa raya
sangkala sorgawai megah.
Bergembira menyambut Sang Raja
yang t’lah lahir dikandang sepi.
Reff:
Sorak, nyanyikanlah kidung indah,
sujudlah menyembah Penebus.
Sudah datang kedalam dunia.
Sambutlah Raja Damai kekal!

2.  Terkejutlah gembala dipadang
menyaksikankeagunganNya.
Bergegaslah mereka semua
memuliakan Sang Raja Damai.
Reff:
Sorak, nyanyikanlah kidung indah,
sujudlah menyembah Penebus.
Sudah datang kedalam dunia.
Sambutlah Raja Damai kekal!

3.  Bintang Timur terang gemerlapan
pada malam yang sunyi senyap.
Menunjukkan pada orang Majus
tempat lahir Sang Jurus’lamat.
Reff:
Sorak, nyanyikanlah kidung indah,
sujudlah menyembah Penebus.
Sudah datang kedalam dunia.
Sambutlah Raja Damai kekal!

4.  Ia turun dari sorga mulia,
lahir dalam kandang yang hina,
menghapus dosa umat manusia
kar’na kasihNya sungguh besar.
Reff:
Sorak, nyanyikanlah kidung indah,
sujudlah menyembah Penebus.
Sudah datang kedalam dunia.
Sambutlah Raja Damai kekal!

PKJ 64 - Di Saat Malam Sunyi Sepi

1.  Di saat malam sunyi sepi Sang Putra lahirlah,
sebagai Anak Manusia, Immanuel namaNya.
Malaikat bernyanyi gembira dipadang Efrata,
menyambut Sang Raja Mulia, Penebus dunia.

2.  Kau lahir dalam wujud lemah, mulia hatiMu.
Segala bangsa sujud sembah memuji namaMu.
Sang Raja yang amat perkasa dibumi dan disorga,
penakluk segala yang jahat, s’lamatkan manusia.

PKJ 65 - Hai Gembala Efrata

1.  Hai gembala Efrata, mari, bangun, tengoklah!
Suara malak dari sorga berkumandang diudara,
Gloria, gloria!
Kidung yang belum pernah terdengar didunia
bawa kabar yang senang dari langit yang cerlang.

2.  Betlehem di Efrata, baik disana carilah
Anak dalam kain bedungan yang berbaring dipalungan:
Gloria, gloria!
Kanak-kanak itulah Tuhan seg’nap dunia.
Bangun, carilah terus Put’ra itu yang kudus.

3.  Persembahan apakah kamu b’ri kepadaNya?
Hati rendah dipilihNya daripada harta dunia:
Gloria, gloria!
mengabarkanlah samapi ujung dunia
kelahiran Putera, Jurus’lamat dunia.

PKJ 66 - Hai Umat, Puji Allahmu

1.  Hai umat, puji Allahmu ditakhta yang yang kudus,
dib’rikanNya kepadamu Mesias Penebus,
Mesias Penebus.

2.  Diutus oleh BapaNya Bayi Imanuel;
palungan hewan itulah ranjangNya yang kecil,
ranjangNya yang kecil.

3.  Yang Maha tinggi mulia kosongkan diriNya
menjadi insan yang leman dan hamba terendah,
dan hamba terendah.

4.  Mengapa Raja semesta rendahkan diriNya?
Supaya kita yang rendah diangkat olehNya,
diangkat olehNya.

5.  Sang Raja turun takhtaNya agar hambaNya naik.
PertukaranNya itulah mujizat terajaib,
mujizat terajaib!

6.  Gerbang firdaus dibukaNya dan Kerub t’lah pergi.
Kepada Allah angkatlah pujian tak henti,
pujian tak henti!

PKJ 67 - Itulah Natal Pertama

1.  Itulah Natal pertama.

2.  Sang Bayi nyenyak dipalungan:
Itulah Natal pertama.

3.  Dikota Daud Betlehem,–
Sang Bayi nyenyak dipalungan:
Itulah Natal pertama.

4.  Yusuf, Maria dan Bayinya.
Dikota Daud Betlehem,–
Sang Bayi nyenyak dipalungan:
Itulah Natal pertama.

5.  Datang gembala bersama ternak;
Yusuf, Maria dan Bayinya.
Dikota Daud Betlehem,–
Sang Bayi nyenyak dipalungan:
Itulah Natal pertama.

6.  Malak disorga meyanyi merdu,
Datang gembala bersama ternak;
Yusuf, Maria dan Bayinya.
Dikota Daud Betlehem,–
Sang Bayi nyenyak dipalungan:
Itulah Natal pertama.

7.  Majus datang dari jauh,
Malak disorga meyanyi merdu,
Datang gembala bersama ternak;
Yusuf, Maria dan Bayinya.
Dikota Daud Betlehem,–
Sang Bayi nyenyak dipalungan:
Itulah Natal pertama.

8.  Ikut bintang cemerlang.
Majus datang dari jauh,
Malak disorga meyanyi merdu,
Datang gembala bersama ternak;
Yusuf, Maria dan Bayinya.
Dikota Daud Betlehem,–
Sang Bayi nyenyak dipalungan:
Itulah Natal pertama.

PKJ 68 - O Tuhanku Yesus

1.  O Tuhanku Yesus, hambaMu bersujud dihadapanMu
‘Ku nyanyi merdu. Suaraku berpadu, hatipun menyatu
menyambut lahirMu dalam dunia.
O, betapa indah nyanyian malaikat;
semoga ‘ku layak untuk menyembah.
Kaulah Anak Allah, Kaulah Penebusku,
Juruselamatku. Haleluya.

2.  Hai, mari semua, marilah bersama
angkat pujianyang t’rus bergema.
Bukalah hatimu, sambutlah Dia!
Rajakanlah Natal, bergemburalah!
Padukan suaramu dalam kidung indah kepada Tuhanmu,
Raja Mulia. Ya Tuhan, dengarlah hambaMu
bersyukur memuji namaMu. Haleluya!

PKJ 69 - Rombongan Hewan Mencari Bayi

1.  Rombongan hewan menuju kota dimalam kelam, mengikut gembala.
Berbaur suara mencari Bayi yang dib’ritakan bala sorgawi.
Domba bertanya: Manakah bayinya? (bee bee)
Ayam berkokok: Kami mencari. (kuruyuuk)
Sapi menyusul: (boo boo) Dia Jurus’lamat dunia.

2.  Didalam kandang yang sederhana terlihat tenang Maria dan Yusuf.
Dalam palungan ada Sang Bayi. Semua hewan tunduk kepala.
Domba gembira: inilah Dia! (bee bee)
Ayam bahagia: Yesus namanya. (kuruyuuk) (kuruyuuk)
Hewan bernyanti: Yesus, Yesus, Dia Jurus’lamat dunia.

PKJ 70 - Slamat Datang Kami Ucapkan


1.  S’lamat datang kami ucapkan, Tuhan,
Engkau t’lah rela datang didalam dunia.
Tempat mulia indah Engkau tinggalkan, Tuhan,
untuk menyelamatkan umat manusia.

2.  T’rima kasih kami ucapkan, Tuhan,
atas kasih sayangMu kepada dunia
Engkau korbankan jiwa serta ragaMu, Tuhan,
membebaskan manusia yang sarat dosa.

PKJ 71 - Waktu Malam Penuh Bintang Terang

1.  Waktu malam penuh bintang terang, berhembus bayu semilir.
Gembala diladang tidur nyenyak dibuai mimpi bahagia.
Tiba-tiba terdengar suara bergema, malak sorga menyampaikan b’ritanya.
Reff:
Kristus Anak Allah lahir didunia.

2.  Sang gembala takut dan tertegun oleh cahaya malaikat.
Namun malaikat berkata se’gra: Hai gembala, jangat takut!
Inilah kabar kesukaan besar bagimu dan s’luruh bangsa didunia.
Reff:
Kristus Anak Allah lahir didunia.

3.  Para gembala bersama pergi, ikut petunjuk malaikat.
Betlehem kota yang ditujunya, tempat Putra Agung lahir.
Kain lampin sederhana membendung, dipalungan dibaringkan terlelap.
Reff:
Kristus Anak Allah lahir didunia.

4.  Sujudlah gembala dan menyembah, dan sangat sukacita.
Janji Allah kini sudah genap, sungguh nyata dalam dunia.
Kemuliaan bagi Allah disorga dan damai sejaht’ra bagi dunia.
Reff:
Kristus Anak Allah lahir didunia.

PKJ 72 - Siapa Gerangan Sang Raja

1.  Siapa gerangan Sang Raja yang t’lah lahir?
Ikut petunjuk para malaikat.
Lekaslah cari Sang Bayi dipalungan,
Dibungkus lampin; mari melihat!
Reff:
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
Sang Jurus’lamat datang kedunia!
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
KelahiranNya membawa damai.

2.  Nubuat lama yang dulu disabdakan
kini ternyata t’lah digenapi.
Sang Raja Damai pembawa t’rang abadi
sekarang lahir; sorga bernyanyi.
Reff:
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
Sang Jurus’lamat datang kedunia!
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
KelahiranNya membawa damai.

3.  Bayi yang kudus, Engkaulah Raja Damai.
Benci Kau ubah menjadi kasih.
Yang bermusuhan menjadi bersahabat,
yang putus asa berpengharapan.
Reff:
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
Sang Jurus’lamat datang kedunia!
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
KelahiranNya membawa damai.

4.  Ya Jurus’lamat, dengarlah doa kami.
Tetaplah tinggal dihati kami.
Berkati kami dan jadikanlah kami
saluran berkat bagi sesama.
Reff:
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
Sang Jurus’lamat datang kedunia!
Nyanyikan sorak bergempita bagi Allah!
KelahiranNya membawa damai.

PKJ 73 - T’lah Turu Ke Dunia

T’lah turun ke dunia, tinggalkan takhtaNya,
kemuliaan sorga ditanggal semesta,
tiada bagiNya tempat di Betlehem.
O, b’rilah, hai manusia, tempat dihatimu!
Mari sembah, ucap syukur, kar’na besar
anug’rah Tuhanmu yang b’ri Imanuel.

PKJ 74 - Waktu Malam Yang Sepi

1.  Waktu malam yang sepi terdengar berita;
bala sorga memberi Kabar Sukacita.
Hai gembala Efrata, mari ikutlah serta
dengan suaramu dan serulingmu dan gendang,
genderang, bertepuk menari: Jurus’lamat lahir!

2.  Bintang fajar t’lah terbit bersemarak mulia,
menyinari yang sedih, menghiburkan dunia.
Segenap manusia, mari bergembiralah
Debgan suaramu dan kolintangmu, berdentang,
berdenting, bertepuk menari: Jurus’lamat lahir!

PKJ 75 - Tuhanku, Biarlah Kini Hambamu Pergi

1.  Tuhanku, biarlah kini hambaMu pergi
sesuai firmanMu, dalam damai sejahtera.
Kurnia s’lamatMu t’lah dilihat mataku.
S’lamatMu yang Kau b’ri dihadapan dunia.

2.  Tuhanku, s’lamatMu adalah t’rang yang kekal,
dan terang itulah jadi pernyataanMu.
Dan semua bangsa lain akan lihat nyatanya.
TerangMu jadilah kemuliaan umatMu.

PKJ 76 - 'Ku Sangat Suka Mendengar Namanya

1.  ‘Ku sangat suka mendengar namaNya yang megah;
bagaikan musik yang merdu terindah didunia.
Reff:
‘Ku kasihi Yesus, ‘ku kasihi Yesus,
‘ku kasihi Yesus; kusambut kasihNya.

2.  Terungkap kasih Penebus yang mati bagiku;
darahNya yang tercurahlah menghapus dosaku.
Reff:
‘Ku kasihi Yesus, ‘ku kasihi Yesus,
‘ku kasihi Yesus; kusambut kasihNya.

3.  Rencana Allah Bapaku jelas didalamnya:
Setiap hari ‘ku dib’ri harapan yang cerah.
Reff:
‘Ku kasihi Yesus, ‘ku kasihi Yesus,
‘ku kasihi Yesus; kusambut kasihNya.

4.  Didalam nama Yesuslah terungkap kasihNya;
Ketika hidup tercekam Dia turut seta.
Reff:
‘Ku kasihi Yesus, ‘ku kasihi Yesus,
‘ku kasihi Yesus; kusambut kasihNya.

PKJ 77 - Talita Kum, Anak, Bangkitlah

1.  Talita kum, anak, bangkitlah! Talita kum, anak, bangkitlah!
Dan anak bangkit dengan tegap, dan semua heran, senang.
dan anak bangkit dengan tegap, dan semua heran, senang.
Reff:
B’ritakan Injil kedunia, dan muliakan namaNya.
B’ritakan Injil kedunia, dan muliakan namaNya.

2.  Talita kum, umat, bangkitlah! Talita kum, umat, bangkitlah!
B’ritakan Injil kedunia, dan muliakan namaNya.
B’ritakan Injil kedunia, dan muliakan namaNya.

Reff:
B’ritakan Injil kedunia, dan muliakan namaNya.
B’ritakan Injil kedunia, dan muliakan namaNya.

PKJ 78 - Talita Kum

Reff:
Talita kum, bangkitlah, hai, wanita muda.
O muliakan Tuhan. PerbuatanNya agung bagi kami.
Talita kum, bangkitlah, hai, wanita muda.
Bersyukur pada Tuhan, sebab kuasaNya kami dis’lamatkan.

1.  Kami b’ritakan keagungan kuasaNya bagi dunia.
Pujilah Dia dengan musik dan tarian, pujilah namaNya.
Kembali ke Reff.
Reff:
Talita kum, bangkitlah, hai, wanita muda.
O muliakan Tuhan. PerbuatanNya agung bagi kami.
Talita kum, bangkitlah, hai, wanita muda.
Bersyukur pada Tuhan, sebab kuasaNya kami dis’lamatkan.

2.  Mari menolong orang yang menderita dalam hidupnya.
Kami senang layani pekerjaan Tuhan, dan terus berdoa.
Kembali ke Reff.
Reff:
Talita kum, bangkitlah, hai, wanita muda.
O muliakan Tuhan. PerbuatanNya agung bagi kami.
Talita kum, bangkitlah, hai, wanita muda.
Bersyukur pada Tuhan, sebab kuasaNya kami dis’lamatkan.
3.  Kami bersatu dalam nama Tuhan Yesus, satukan iman.
Mari berdoa mohon perlindungan: Tuhan, s’lamatkan kami.
Kembali ke Reff.

PKJ 79 - Hosana Untuk Raja Damai

1.  Hosana untuk Raja Damai yang adil dan jaya.
Bersoraklah, hai Putri Sion, Rajamu telah datang.
Reff:
Amin, Haleluya! Puji sembahlah Raja yang Maha mulia! (2x)
Pujilah namaNya, Raja yang perkasa!
Amin, Haleluya! Puji sembahlah Raja yang Maha mulia! (2x)


2.  Hosana untuk Raja Damai yang datang didunia.
Rendah hati dan lemah lembut yang turun dari sorga.
Reff:
Amin, Haleluya! Puji sembahlah Raja yang Maha mulia! (2x)
Pujilah namaNya, Raja yang perkasa!
Amin, Haleluya! Puji sembahlah Raja yang Maha mulia! (2x)

PKJ 80 - Getsemani, Tempat Yesus Berdoa

1.  Getsemani, tempat Yesus berdoa,
tubuhNya dibasahi peluh.
Tak seorang murid pun bersamaNya;
Ia tunduk bergumul berat.
Reff:
Sungguh mulia pergumulanNya,
Tanda kasih pada manusia.
Marilah, umat yang ditebus,
Angkat puji syukur bagiNya.

2.  Bunyi doa yang naik pada BapaNya:
Ambil cawan getir dariKu,
namun jangan kehendakKu yang jadi,
tapi kehendakMu jadilah.
Reff:
Sungguh mulia pergumulanNya,
Tanda kasih pada manusia.
Marilah, umat yang ditebus,
Angkat puji syukur bagiNya.

3.  Lalu Yesus mendapati muridNya,
namun mereka tidur lelap.
Bangunlah, jagalah dan berdoalah
agar jauh dari pencobaan.
Reff:
Sungguh mulia pergumulanNya,
Tanda kasih pada manusia.
Marilah, umat yang ditebus,
Angkat puji syukur bagiNya.

4.  Lalu Yesus kembali bergumullah,
makin sungguh-sungguh doaNya:
Bapa, jangan kehendakKu yang jadi,
Tapi kehendakMu jadilah.

Reff:
Sungguh mulia pergumulanNya,
Tanda kasih pada manusia.
Marilah, umat yang ditebus,
Angkat puji syukur bagiNya.

PKJ 81 - Kisah Nyata

1.  Kisah nyata terjadi di Golgota:
Seorang Putra yang tiada pernah berdosa
dihukum, disiksa.

2.  Yesus Kristus merelakan diriNya,
kar’na kasihNya kepada umat manusia,
dipaku, disalib.

3.  Salib Tuhan membisu menyaksikan
siksaan kejam oleh orang yang haus dendam,
tiada berdaya.

4.  Salib kudus pegangan tetap teguh
dan pengharapan dalam hidup orang beriman,
tak ‘kan tergoyahkan.

PKJ 82 - Lihatlah Anak Insan

1.  Lihatlah Anak insan berjubahkan kain ungu.
DikepalaNya dikenakan mahkota berduri.
Menetes peluh dan darah mengucur basahi bumi,
serasa lutut tak mampu menolong tubuh lagi.

2.  Bertubi cambuk, tombak melayang menghujam tubuh.
bertaburan ludah hinaan dan tawa ejekan.
Betapa bunda Maria tersungkur menahan duka;
semua kekasih Yesus menangis tersedu.

3.  Betapa tak terlintas diakal, dilubuk hati.
bahwa Yesus harus dihina dan mati disalib.
O Yesus, tolonglah kami, kuatkanlah iman kami,
supaya kami fahami tujuan sengsaraMu.

PKJ 83 - Pada Malam Sunyi Di Getsemani

1.  Pada malam sunyi di Getsemani
Yesus bergelut seorang diri.
Pohon dan batu pun diam menyaksikan
Yesus bergelut seorang diri.

2.  Murid-murid Yesus yang mengikutiNya
Tidur pulas, tidak mendampingi.
Alam terdiam, merasa pahit getir,
Yesus bergelut seorang diri.

3.  Yesus pun bertarung dalam doaNya:
Ambillah cawan dari padaKu,
Namun kehendak BapaKu yang jadilah.
Yesus bergelut seorang diri.

PKJ 84 - Tatkala Kau 'Kan Ditawan


1.  Tatkala Kau ‘kan ditawan, tiada Engkau mau melawan.
Hati remuk tak terp’ri menerima cium keji.
Tidak seorangpun kawan, murid semua menghilang,
bagaikan domba kelu Kau ikuti penyiksaMu.
Reff:
Bagikulah Kau menyerah, memb’rikan nyawaMu.
Kini jelas aku lepas dari beban dosaku.

2.  Kau diludahi, dihina, Kau dipecut dan disiksa,
muka terluka, lebam oleh duri tajuk kejam.
Ya, Yesus kar’na dosaku akulah patut dipaku,
namun kasihMu besar melepaskan aku cemar.
Reff:
Bagikulah Kau menyerah, memb’rikan nyawaMu.
Kini jelas aku lepas dari beban dosaku.

PKJ 85 - Terpancang Salib Di Bukit Gersang

1.  Terpancang salib di bukit gersang,
pertanda siksa dan maut kejam.
Terpaku Kristus dikayu salib,
menanggung nista dan cela.
Reff:
Apa gerangan kesalahanNya,
sehingga darahNya tercurah?
Apa gerangan yang dilakukan,
sehingga mati disalib?

2.  KematianNya bukti kasihNya
bagi manusia yang berdosa,
dan kebangkitanNya anugerah
bagi seluruh dunia.
Reff:
Apa gerangan kesalahanNya,
sehingga darahNya tercurah?
Apa gerangan yang dilakukan,
sehingga mati disalib?

PKJ 86 - Yesus Telah Bangkit

1.  Yesus telah bangkit didalam kemuliaanNya.
Haleluya! Haleluya!
Kita bersyukur menghayati kemenanganNya.
Haleluya! Haleluya!
Reff:
Haleluya! Haleluya! Haleluya! Haleluya!

2.  Kasih besar Allah berwujud dalam AnakNya.
Haleluya! Haleluya!
Kita dijadikanNya warga KerajaanNya.
Haleluya! Haleluya!
Reff:
Haleluya! Haleluya! Haleluya! Haleluya!

PKJ 87 - T’rang Paskah Berseri

1.  T’rang Paskah berseri, tersingkir kesedihan:
Sang Raja tersalib. Menang dengan gemilang!
Reff:
Andaikan Tuhanku tak dibangkitkan lagi, percuma imanku.
Tetapi Dia bangkit Dia bangkit, Dia bangkit!

2.  Harapanku teguh; kelak ‘ku bangkit pula
diwaktu menderu seruan sangkakala.
Reff:
Andaikan Tuhanku tak dibangkitkan lagi, percuma imanku.
Tetapi Dia bangkit Dia bangkit, Dia bangkit!

3.  Sang maut menyerah, tak lagi berkuasa,
dan ‘ku bahagia, selamat kar’na Paskah.
Reff:
Andaikan Tuhanku tak dibangkitkan lagi, percuma imanku.
Tetapi Dia bangkit Dia bangkit, Dia bangkit!

PKJ 88 - Di Pagi Hari Yang Sunyi

1.  Di pagi hari yang sunyi kuburNya terbukalah.
Yesus Kristus, Putra Allah, sudah bangkit.
Reff:
Sungguh Dia sudah bangkit bagi dunia dan isinya.
Mari sambut Dia! Haleluya!

2.  Mari semua, sambutlah, hari sungguh mulia.
Jangan ragu, percayalah; Yesus bangkit.
Reff:
Sungguh Dia sudah bangkit bagi dunia dan isinya.
Mari sambut Dia! Haleluya!

PKJ 89 - Langit Dan Bumi Cerah Dan Terang

1.  Langit dan bumi cerah dan terang bawa berita yang amat senang:
Yesus t’lah bangkit dan hidup kekal! S’lamat, Hari Minggu!

2.  Yesus yang mati disalib seram, bangkit kembali dan maut tak menang,
sungguh kuasaNya kekal cemerlang! S’lamat, Hari Minggu!

3.  Dalam percaya, teguh beriman, kau ikut bangkit dan ikut menang,
hidup abadi didalam terang! S’lamat, Hari Minggu!

PKJ 90 - Siapa Yang Kaucari?

1.  (Pria:) Siapa yang kau cari?
(Wanita:) Yesus, Tuhanku!
(Pria:) Yang Hidup yang kaucari, kubur bukan tempatNya!
(Semua:) Didalam pertarungan kuasa maut dipatahkan, ingatlah, Yesus berjanji; Ia bangkit dari yang mati. (2x)

2.  (Pria:) Yang ingin kau jumpai?
(Wanita:) Yesus, Tuhanku!
(Pria:) Tuhanmu sudah bangkit; kubur bukan tempatNya!
(Semua:) Didalam pertarungan kuasa maut dipatahkan, ingatlah, Yesus berjanji; Ia bangkit dari yang mati.(2x)

PKJ 91 - Tuhan T’lah Bangkit

1.  Tuhan t’lah bangkit, Haleluya! Bersukacita, Haleluya!
Dengarlah suara dari sorga: Kristus t’lah bangkit, Haleluya!
Hai manusia, dengar Tuhanmu, pujilah Dia yang menebusmu.
Bersorak-sorak dan bergemar: Kristus t’lah bangkit, Haleluya!

2.  Pujilah Dia, Haleluya! yang disalibkan, Haleluya!
Dosamu ditebus olahNya untuk selama-lamanya.
Dosa terhapus oleh darahNya. Dalam kasihNya ‘ku bahagia!
Mari bersyukur dan pujilah: Kristus t’lah bangkit, Haleluya!

PKJ 92 - Di Atas Bukit Yang Sepi

1.  Di atas bukit yang sepi, hari yang cerah,
Tuhan Yesus terangkatlah, sambil memb’ri berkat.
Murid pun heran dan tertegun sambil menatapNya:
Dan sujud menyembah Raja yang kekal!

2.  Yesus pulang takhtaNya, sorga mulia.
Karya penyelamatanNya sudah sempurnalah.
Dialah Raja Maha besar di alam semesta:
Sujud menyembah Raja yang kekal!

3.  Kuakui dengan iman Dia Rajaku.
Kuabdikanlah diriku kepada Tuhanku.
FirmanNya kutaati terus, itulah janjiku:
Sujud menyembah Raja yang kekal!

PKJ 93 - Sungguh Agunglah Rahasia Ibadah

1.  Sungguh agunglah rahasia ibadah Gereja,
amat dalamlah maknanya bagi orang beriman:
Tuhan menyatakan Diri dalam rupa manusia,
disalibkan, dibangkitkan, dibenarkan dalam Roh.

2.  Tuhan menampakkan Diri pada malak disorga,
dikabarkan pada bangsa-bangsa yang belum kenal,
dipercaya oleh umatNya didalam dunia dan
diangkat naik kedalam kemuliaan Ilahi.

PKJ 94 - Hendaklah Kamu Penuh Dengan Roh

1.  Hendaklah kamu penuh dengan Roh:
sahut-menyahut menyanyikan mazmur,
kidung pujian, lagu rohani, nyanyi,
bersorak sebulat hatimu bagi Tuhan!

2.  Senantisa ucaplah syukur kepada Allah,
Bapamu di sorga atas segala berkat karunia,
ucap syukur dalam nama Tuhanmu Yesus Kristus!

3.  Hendaklah kamu berhati rendah:
rendahkan diri terhadap sesama,
taat mengikuti Juruselamat,
takwa mengabdi kepada Tuhanmu Yesus Kristus!

PKJ 95 - Datang, Ya Roh Kudus

1.  Datang, ya Roh Kudus, masuki hidupku,
b’ri apiMu, b’ri sinarMu.
Datang, o datang dan bertakhta dihatiku.
Datang, ya Roh Kudus, dalam hidupku.

2.  Kaulah Penolongku, Kaulah Penghiburku,
Perisaiku, Pembimbingku,
Roh Yesus Kristus dari takhta yang mulia.
Datang, ya Roh Kudus, dalam hidupku.

3.  Ya Surya hidupku, Harapan umatMu,
penuhilah ciptaanMu dengan anugerah dan kasih setiaMu.
Datang, ya Roh Kudus, dalam hidupku.

PKJ 96 - Datang, Ya Datang Roh Kudus

Datang, datang Roh Kudus!
Kami perlu Engkau.
Datang dengan penuh kuasa,
datang dengan kasihMu.

PKJ 97 - Roh Kudus, Kuatkanlah Kami

1.  Roh Kudus, kuatkanlah kami jadi saksi, Saksi Tuhan dalam dunia.
Roh Kudus, kobarkanlah api kuasaMu dalam hati kami yang berdosa.

2.  Roh Kudus, kuatkanlah kami jadi saksi, ditempat yang penuh rasa benci.
Roh Kudus, hiburlah setiap hati sedih dan berilah damai sejahtera.

3.  Roh Kudus, kuatkanlah kami jadi saksi, dalam dunia penuh kuasa gelap.
Roh Kudus, pancarkan cahaya IlahiMu. Tuntun kami mengabdi padaMu.

4.  Roh Kudus, kuatkanlah kami jadi saksi, meneguhkan yang bimbang dan resah.
Roh Kudus, yakinkanlah kami dalam iman, dan beri pengharapan yang segar.

PKJ 98 - Ya Roh Kudus, Baharuilah

1.  Ya Roh Kudus, baharuilah dan persatukanlah kami.
Sadarkanlah kami ikut kehendakMu wujudkan keesaan.
Ya Roh Kudus, baharuilah dan persatukanlah kami
dalam satu g’reja yang terus bersaksi di kancah dunia.

2.  Ya Roh Kudus, baharuilah dan persatukanlah kami.
Tuntun hidup kami, saling mengasihi dan jauhkan perpecahan.
Ya Roh Kudus, baharuilah dan persatukanlah kami.
Sambut doa kami dalam perjuangan di kancah dunia.

PKJ 99 - Ya Roh Kudus, Sinarilah

1.  Ya Roh Kudus, sinarilah roh kami yang gelap.
Ajari kami mengenal karuniaMu, Tuhan;
Ya Roh Kudus, sucikanlah perangai yang cemar
dan berikan kekuatan, sehingga tak gentar.
Reff:
Ya Roh Kudus, kuatkanlah, beri iman teguh,
supaya kami berserah padaMu s’lamanya.

2.  Syukur padaMu, Roh Kudus, sertai umatMu,
dan langkah kami tuntunlah ke jalan yang benar.
Nyatakan dan kobarkanlah semangat beriman
supaya hidup kami pun selamat dan teguh.
Reff:
Ya Roh Kudus, kuatkanlah, beri iman teguh,
supaya kami berserah padaMu s’lamanya.

PKJ 100 - Syaranam

1.  (Awal) Syaranam, syaranam,
syaranam, syaranam.(2x)
(Bait) Cahya Ilahi, syaranam,
ya Sumber hidup, syaranam.(2x)
(Akhir) Syaranam, syaranam, syaranam.
Kembali ke Awal
 
2.  (Awal) Syaranam, syaranam,
syaranam, syaranam.(2x)
(Bait) Tuhan penyayang, syaranam,
Maha pengasih syaranam.(2x)
(Akhir) Syaranam, syaranam, syaranam.
Kembali ke Awal
 
3.  (Awal) Syaranam, syaranam,
syaranam, syaranam.(2x)
Roh kebenaran, syaranam,
ya Roh Penghibur, syaranam.(2x)
(Akhir) Syaranam, syaranam, syaranam.
Kembali ke Awal

PKJ 101 - Ya Allah Yang Mahatinggi

1.  Ya Allah yang Mahatinggi,
Kau pencipta dunia ini;
kami juga Engkau ciptakan
agar Dikau tetap dipuji:
Engkau Bapa yang memberkati
tiap orang yang rendah hati,
tolonglah kami sekarang ini
dan selamanya!

2.  Ya Allah yang Mahakasih,
Engkau lahir di dunia ini;
Engkau mati di kayu salib,
Engkau rela mengganti kami.
Dari kubur telah Kau bangkit;
kuasa maut tiada lagi.
Pimpinlah kami sebab Engkaulah
Jalan yang benar.

3.  Ya Allah yang Mahasuci,
Engkau turun ke dunia ini;
Kau menyala bagaikan api;
memurnikan nurani kami;
mengobarkan semangat kami
agar kami menjadi b’rani.
Utuslah kami ke dunia ini
dengan kuasaMu.

PKJ 102 - Amanat Yesus Menuntun Kita

1.  Amanat Yesus menuntun kita umatNya,
wujudkan Gereja yang kudus dan am.
Dan karya Kristus menjadi contoh utama,
cinta kasihNya teladan yang kekal.

2.  Marilah kita bersatu, bergandeng tangan,
dipandu Kristus, Gembala yang benar,
menata kasih untuk benih persatuan
saat dunia dalam pergumulan.

3.  Ayunkan langkah yang pasti, perteguh iman.
Amanat Tuhan lakukanlah terus.
Satu tujuan dan langkah demi harapan;
dunia sejaht’ra yang damai dan tent’ram.

PKJ 103 - Carilah Dahulu Kerajaan Allah

1.  Carilah dahulu Kerajaan Allah
beserta kebenaranNya,
maka semua ditambahkan kepadamu.
Haleluya, Haleluya!

2.  Mintalah, Tuhan pasti memberi,
carilah kau pasti dapat.
Pintu dibukaNya bila kau ketuk.
Haleluya, Haleluya!

3.  Bukan makanan saja kau perlu;
paling perlu firman Allah
yang merupakan jaminan hidupmu.
Haleluya, Haleluya!

4.  Jika berkumpul dalam namaKu
dua atau tiga orang.
Di situ Aku berada di tengah.
Haleluya, Haleluya!

PKJ 104 - Esa Tuhan Kita, Yesus Putra Allah

1.  Esa Tuhan kita Yesus Putra Allah
esa iman kita di dalam diriNya.

2.  Esa pengharapan, esa kasih juga,
esa Gereja kita di seluruh Indonesia.

3.  Timur atau Barat, di seluruh jagat,
Selatan dan Utara kita satu adanya.

PKJ 105 - Gereja Bagai Bahtera

1.  Gereja bagai bahtera di laut yang seram
mengarahkan haluannya ke pantai seberang.
Mengamuklah samudera dan badai menderu;
gelombang zaman menghempas, yang sulit ditempuh.
Penumpang pun bertanyalah selagi berjerih:
Betapa jauh, di manakah labuhan abadi?
Reff:
Tuhan, tolonglah! Tuhan, tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak.
Ya Tuhan, tolonglah.

2.  Gereja bagai bahtera pun suka berhenti,
tak menempuh samudera, tak ingin berjerih
dan hanya masa jayanya selalu dikenang,
tak ingat akan dunia yang hampir tenggelam!
Gereja yang tak bertekun di dalam tugasnya,
tentunya oleh Tuhan pun tak diberi berkah!
Reff:
Tuhan, tolonglah! Tuhan, tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak.
Ya Tuhan, tolonglah.

3.  Gereja bagai bahtera diatur awaknya,
setiap orang bekerja menurut tugasnya.
Semua satu padulah, setia bertekun,
demi tujuan tunggalnya yang harus ditempuh.
Roh Allah yang menyatukan, membina, membentuk
di dalam kasih dan iman dan harap yang teguh.
Reff:
Tuhan, tolonglah! Tuhan, tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak.
Ya Tuhan, tolonglah.

4.  Gereja bagai bahtera, muatannya penuh,
beraneka manusia yang suka mengeluh,
yang hanya ikut maunya, meng’ritik dan sok tahu,
sehingga bandar tujuan menjadi makin jauh.
Tetapi bila umatNya sedia mendengar,
tentulah Tuhan memberi petunjuk yang benar.
Reff:
Tuhan, tolonglah! Tuhan, tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak.
Ya Tuhan, tolonglah.

5.  Gereja bagai bahtera di laut yang seram,
mengarahkan haluannya ke pantai seberang.
Hai kau yang takut dan resah, kau tak sendirian;
teman sejalan banyaklah dan Tuhan di depan!
Bersama-sama majulah, bertahan, berteguh;
tujuan akhir adalah labuhan Tuhanmu!
Reff:
Tuhan, tolonglah! Tuhan, tolonglah!
Tanpa Dikau semua binasa kelak.
Ya Tuhan, tolonglah.

PKJ 106 - Satukan Kami, Ya Tuhan

Satukan kami, ya Tuhan,
satukan dengan ikatan yang kuat.
Satukan kami, ya Tuhan,
satukan dengan kasihMu yang kekal.
Allah yang Esa, Raja yang Esa,
umatpun esa, pujian bergema.
Satukan kami, ya Tuhan,
satukan dengan ikatan yang kuat.
Satukan kami, ya Tuhan,
satukan dengan kasihMu yang kekal.

PKJ 107 - Satukanlah Kami, Tuhan

1.  Satukanlah kami, Tuhan,
di dalam kasihMu Tuhan.
Bimbing langkah kami,
langkah yang benar.
Taburkanlah damai
yang menyatukan.

2.  Tiada kuasa kami, Tuhan,
hadapi semua godaan.
Ulurkan tanganMu
di perjalanan,
agar jangan ragu
di persimpangan.

3.  Hanya oleh kuasaMu, Tuhan,
benteng perlindungan kami;
yang menyelamatkan
di saat lengah.
Dari musuh jahat
kami amanlah.

4.  Kau Nakhoda kami, Tuhan,
hingga tiba di tujuan.
Engkau Sang Pedoman,
tiang yang teguh.
Satukanlah kami
dalam baht’raMu.

PKJ 108 - Segala Bangsa Dunia

1.  Segala bangsa dunia, mari memuji Tuhan!
Megahkan Dia s’lamanya, lagu syukur lantunkan!
Terimalah anugerah dan damai kerajaanNya.
Nyanyilah Haleluya!

2.  Betapa hebat rahmatNya yang nyata atas kita,
penuh berkat karunia dan sarat sukacita!
Kasih setia janjiNya tetap selama-lamaNya.
Nyanyilah Haleluya!

PKJ 109 - Segala Bangsa, Marilah

1.  Segala bangsa,
marilah, puji Penciptamu!
Baktikanlah kepadaNya
ragam budayamu!

2.  Dengan aneka logatmu
berpadu suaralah!
Bersuka ria bersyukur
atas karunia!

3.  O Surya Hidup berseri,
penuh anugerah:
cahaya, tenaga, rezeki:
Engkaulah sumbernya.

4.  O Sumber ilham cemerlang,
jadikan umatMu
berdaya cipta
tak lekang di KerajaanMu.

5.  Biarlah kami tegerak,
pun di tempat kerja,
membagi kasih dan berkat
untuk semuanya.

PKJ 110 - Seperti Tuhan Yesus Di Dalam Allah Bapa

Seperti Tuhan Yesus di dalam Allah Bapa,
umatNya juga satu di dalam Tuhannya;
di Timur atau Barat, Selatan dan Utara
Gereja Tuhan esa di s’luruh dunia.

PKJ 111 - Diriku Tak Betah Di Dalam Dunia

1.  Diriku tak betah di dalam dunia;
‘kusimpan hartaku di sorga mulia.
Suara Tuhanku memanggil diriku
agar ‘kubersamaNya di dalam sorga baka.
Reff:
Ya Tuhanku, Kau Jurus’lamatku,
terpisah dariMu, celaka diriku.
Suara Tuhanku memanggil diriku
agar ‘ku bersamaNya dalam sorga baka.

2.  Saudara yang pergi mendahuluiku;
menanti diriku yang juga ditebus;
‘kutahu Penolongku membimbing diriku
agar ‘ku bersamaNya di dalam sorga baka.
Reff:
Ya Tuhanku, Kau Jurus’lamatku,
terpisah dariMu, celaka diriku.
Suara Tuhanku memanggil diriku
agar ‘ku bersamaNya dalam sorga baka.

3.  Kehidupan kekal t’lah jadi milikku;
‘ku akan bergemar di sorga cemerlang
bersorak yang menang pujian menggegar
saat ‘ku bersamaNya dalam sorga baka.
Reff:
Ya Tuhanku, Kau Jurus’lamatku,
terpisah dariMu, celaka diriku.
Suara Tuhanku memanggil diriku
agar ‘ku bersamaNya dalam sorga baka.

PKJ 112 - Hai, Dengar Nyanyian Suci

1.  Hai, dengar nyanyian suci di pesisir laut kristal:
Haleluya, Haleluya, puji Allah yang kekal!
Tak terbilang yang bernyanyi, bagai bintang banyaknya,
berpakaian jubah putih, palma dalam tangannya.

2.  Kaum leluhur, nabi, raja, yang menanti Almasih,
rasul, martir dan penginjil yang bersaksi, berjerih,
para pendahulu kita yang berdoa tak lelah,
kini mengagungkan Tuhan, bersyukur padaNya.

3.  Waktu usai kesusahan dibersihkan jubahnya
dalam darah Anak domba, Penebus yang mulia;
dari siksa dan penjara, penghinaan dan pedang,
atas Iblis pun mereka dalam Kristus t’lah menang.

4.  Berpegangkan panji salib laskar jaya dan megah
ikut Dikau, Jurus’lamat, Raja da Panglimanya,
ikut Dikau menderita, riang dan tetap teguh,
ikut Dikau dalam maut, ikut dalam hidupMu.

5.  Kini mulia mereka, kini jalannya cerah,
kini diberi padanya, air hidup yang baka;
kasih kurnia abadai, kebenaran yang teguh
dalam sinar Sang Tritunggal dinikmatinya penuh.

6.  Putra Tunggal Tuhan Allah, Cah’ya dari T’rang kekal,
Pemersatu kawananMu, TubuhMu, Imanuel,
o, curahkan pada kami kepenuhanMu terus,
hingga kami muliakan Bapa, Putra, Roh Kudus.

PKJ 113 - Kelak Akan Berjumpa

1.  Kelak akan berjumpa teman yang seiman,
di saat kita sampai di sorga cemerlang,
di sorga cemerlang, di sorga cemerlang.

2.  Mari melawan dosa dengan hati tegar.
Janganlah kau terlena di dunia yang fana,
di dunia yang fana, di dunia yang fana.

3.  Kelak akan berjumpa seluruh umatNya
di sisi Allah Bapa, di saat t’lah menang,
di saat t’lah menang, di saat t’lah menang.

PKJ 114 - 'Ku Ini Adalah Musafir

1.  ‘Ku ini adalah musafir
yang di buana berlelah.
Di negeri yang aku tuju
tiada duka dan kesah.
Di sana akan kujumpai
taulanku yang dulu pergi.
Reff:
‘Ku seb’rangilah sungai Yordan,
ke neg’ri yang berseri.

2.  Awan gelap menyelubungku,
jalan berduri dan terjal.
Namun kulihat di depanku
neg’riku indah dan kekal.
Di sana tiada air mata,
tiada orang bersedih.
Reff:
‘Ku seb’rangilah sungai Yordan,
ke neg’ri yang berseri.

3.  Akan kupuji nama Yesus
yang memanduku di gelap.
Bersama handai menyanyikan
puji-pujian menggegap.
‘Kan kukenakanlah mahkota
yang oleh Tuhan diberi.
Reff:
‘Ku seb’rangilah sungai Yordan,
ke neg’ri yang berseri.

PKJ 115 - Kami Menanti Kedatanganmu

1.  Kami menanti kedatanganMu.
Bawalah kami pun di sorgaMu.
Reff:
Datanglah, ya Yesus, datanglah!
Satukan kami di k’rajaanMu,
Satukan kami di k’rajaanMu.

2.  Mungkin datangmu di pagi cerah
atau datangMu di malam pekat.
Reff:
Datanglah, ya Yesus, datanglah!
Satukan kami di k’rajaanMu,
Satukan kami di k’rajaanMu.

3.  Pekik Hosana megah terdengar
malaikat turut bernyanyi gebyar.
Reff:
Datanglah, ya Yesus, datanglah!
Satukan kami di k’rajaanMu,
Satukan kami di k’rajaanMu.

4.  Hilang ratapan dan tangis sedih.
Lenyaplah duka dan maut perih.
Reff:
Datanglah, ya Yesus, datanglah!
Satukan kami di k’rajaanMu,
Satukan kami di k’rajaanMu.

PKJ 116 - Nyanyikan Baginya Nyanyian Baru

Nyanyikan bagiNya nyanyian baru;
Kristus Raja! Haleluya!
Manusia lama menjadi baru
oleh kasihNya. Haleluya!
Hai seluruh alam, agungkan nama Tuhan.
Kita hidup dalam kasih setiaNya.
Nyanyikan bagiNya nyanyian baru;
Kristus Raja! Haleluya!

PKJ 117 - Ada Yang Tanya

Ada yang tanya kepadaku.
Siapa Yesus yang jadi junjunganku.
Dia Jurus’lamat dan Tuhanku;
artinya kub’ritahukan kepadamu:
Dia segalanya bagi diriku:
Dia segalanya dalam hidupku.
Dia mati bagiku, aku jadi baru
Dia ingin menjadi Jurus’lamatmu.

PKJ 118 - Agar Semua Orang Percaya

1.  Agar semua orang percaya
menjadi satu di dalam Bapa,
seperti Yesus di dalam Bapa,
seperti Bapa di dalam Yesus.
Reff:
Itulah doa Tuhanku Yesus
agar bahagia orang percaya.
Itulah doa yang sangat tulus
agar bahagia orang percaya.

2.  Gereja Tuhan di dalam dunia
walau bhinneka, ya tunggal ika,
tersebar luas di dalam dunia,
di dalam Tuhan Esa adanya.
Reff:
Itulah doa Tuhanku Yesus
agar bahagia orang percaya.
Itulah doa yang sangat tulus
agar bahagia orang percaya.

PKJ 119 - Ya, Tuhan Allah


1.  Ya, Tuhan Allah,
Kau yang menjadikan langit bumi
dengan kuasaMu, ya Tuhan Allah,
Kau yang menjadikannya
dengan lengan terentang.
Tiada yang mustahil untukMu,
tiada yang mustahil untukMu!
Ya Allah yang besar,
agung dalam perbuatanMu.

2.  Tiada, tiada satupun,
tiada, tiada yang mustahil untukMu!

PKJ 120 - Allah Bapa, Kami Puji Engkau

1.  Allah Bapa, kami puji Engkau,
Allah Bapa, kami puji Engkau.
Kami cinta Engkau
dan sujud di depanMu,
Allah Bapa, kami puji Engkau.

2.  Putra Allah, kami agungkan Kau,
Putra Allah, kami agungkan Kau.
Kau selamatkan kami memb’ri hidup baru,
Putra Allah, kami agungkan Kau.

3.  Roh Kudus, Engkau Penghibur kekal,
Rohul Kudus, Kau Penghibur kekal.
Kau memimpin, Kau tinggal dalam hati kami,
Roh Kudus, Engkau Penghibur kekal.

PKJ 121 - Andaikan Kasihmu Tidak Merangkulku

1.  Andaikan kasihMu tidak merangkulku,
aku lemah. Seluruh hidupku
tidaklah menentu, lelah, resah.

2.  Kau ulur tanganMu menuntun langkahku
yang tersendat; dan dengan darahMu
Kau uras jiwaku keji sesat.

3.  Terasa amanlah hatiku, menyerah
kepadaMu. Kuatirku lenyap;
jalanku ‘kan tetap bersamaMu.

4.  Kirimlah Roh Kudus memimpinku terus
di jalanMu. Nanti di sorgaMu
kupuji kasihMu genap megah.

PKJ 122 - Dalam Nama Yesus Kita Bertelut

1.  Dalam nama Yesus kita bertelut,
dan mengakuiNya Raja mulia.
Kita menyebutNya Tuhan semesta.
Dialah Sang Firman Allah yang hidup.

2.  Dunia tercipta oleh firmanNya,
juga bala sorga dan malaikatNya,
takhta dan penguasa, bintang cemerlang,
itu seluruhnya karya firmanNya.

3.  Turun dari sorga, Yesus namaNya,
jadi Jurus’lamat bagi dunia;
taat sampai mati, bangkit dan menang;
namaNya tertinggi agung mulia.

4.  Dalam cinta kasih panggil namaNya,
takjub mengagumi kebesaranNya.
Allah Jurus’lamat, Kristus Tuhanmu;
namaNya kekal dipuji, disembah.

5.  Bukalah hatimu jadi tempatNya,
agar Dia masuk menyucikannya.
Dialah Rajamu kuasaNya penuh
yang memelihara s’luruh hidupmu.

PKJ 123 - Dengan Yesus Di Dalam P’rahu

Dengan Yesus di dalam p’rahu
aku tenang, aku tenang, aku tenang.
Dengan Yesus di dalam p’rahu
aku tenang di badai yang seram.
Pulang berlabuh, pulang berlabuh,
dengan Yesus di dalam p’rahu
aku senang berlabuh dan menang.

PKJ 124 - Di Saat Ini Kau Perlu Tuhan

1.  Di saat ini kau perlu Tuhan,
di saat ini kau perlu jangkar.
Haruslah kau, haruslah kau,
menambatkannya pada Batu Karang.
Reff:
Ialah Yesus, Sang Batu Karang.
Juruselamat satu-satunya.
Haruslah kau, haruslah kau,
menambatkan diri pada Batu Karang.

2.  Di saat ini kau perlu firman,
di saat ini janganlah diam.
Haruslah kau, haruslah kau,
teguh berpaut pada Batu Karang.
Reff:
Ialah Yesus, Sang Batu Karang.
Juruselamat satu-satunya.
Haruslah kau, haruslah kau,
menambatkan diri pada Batu Karang.

3.  Di saat ini Yesus Tuhanku.
Tempat berpaut jangkar hidupku.
Aku yakin, aku yakin,
aku terpaut pada Batu Karang.
Reff:
Ialah Yesus, Sang Batu Karang.
Juruselamat satu-satunya.
Haruslah kau, haruslah kau,
menambatkan diri pada Batu Karang.

PKJ 125 - Dia Sanggup

Dia sanggup, Dia sanggup! ‘Ku tahu Dia sanggup. Tuhanku sanggup menyelamatkanku.(2x)
Yang hancur dipulihkan, dibuka belenggu,
yang buta dicelikkan dan yang lumpuh pun sembuh.
Dia sanggup, Dia sanggup! ‘Ku tahu Dia sanggup.
Tuhanku sanggup menyelamatkanku.

PKJ 126 - Hanyalah Yesus Juruselamat

1.  Hanyalah Yesus Juruselamat,
Dialah sumber hidup baka.
Layaklah Dia terima kuasa,
puji dan hormat selamanya!
Reff:
Hanyalah Yesus Juruselamat;
aib dan dosa dihapusNya.
Hanyalah Yesus Juruselamat;
hidup abadi dib’rikanNya!

2.  Tingginya langit tidak setinggi
kasih Tuhanku kepadaku.
Dalamnya laut tidak sedalam
kasih Tuhanku kepadaku.
Reff:
Hanyalah Yesus Juruselamat;
aib dan dosa dihapusNya.
Hanyalah Yesus Juruselamat;
hidup abadi dib’rikanNya!

3.  Meskipun susah maupun derita,
hanyalah Yesus penolongku.
Meski gelombang yang menghempaskan,
hanyalah Yesus penolongku.
Reff:
Hanyalah Yesus Juruselamat;
aib dan dosa dihapusNya.
Hanyalah Yesus Juruselamat;
hidup abadi dib’rikanNya!

4.  Di sinar surya aku bersuka
dan kuhayati hidup kekal.
Aku bersyukur atas rahmatNya.
Dalam kasihNya ‘ku dikenal.
Reff:
Hanyalah Yesus Juruselamat;
aib dan dosa dihapusNya.
Hanyalah Yesus Juruselamat;
hidup abadi dib’rikanNya!

PKJ 127 - Jadilah, Tuhan, Kehendakmu

1.  Jadilah, Tuhan, kehendakMu:
‘ku tanah liat di tanganMu.
Bentuklah aku sesukaMu,
aku nantikan sentuhanMu.

2.  Jadilah, Tuhan, kehendakMu!
Sucikan hati, pikiranku.
Tiliklah aku dan ujilah
‘ku di depanMu sujud sembah.

3.  Jadilah, Tuhan, kehendakMu!
Segala kuasa di tanganMu.
Tolonglah, Tuhan, aku lemah,
jamahlah aku, kuatkanlah.

4.  Jadilah, Tuhan, kehendakMu!
Berilah RohMu kepadaku.
Kehidupanku kuasailah
hingga t’rang Kristus tampak cerah.

PKJ 128 - Kasih Tuhan Yesus Tiada Bertepi

1.  Kasih Tuhan Yesus tiada bertepi:
Lebar, panjang, tinggi, dalam tak terp’ri,
walau melampaui akal kita yang fana
dengan orang kudus kenal kasih yang kekal.

2.  Iman dan harapan, kasih yang benar
dari ketiganya, kasih terbesar.
Kasih itu sabar, ia suka memberi,
tak megahkan diri tidak mengenal dengki.

3.  B’rikanlah, ya Tuhan iman yang teguh,
pengharapan sungguh, kasih yang penuh.
Dan yang terutama: kasih Tuhan tercermin
dalam hidup kami, senantiasa berseri.

PKJ 129 - Kau Perkasa, 'Ku Lemah

1.  Kau perkasa, ‘ku lemah,
jauhkan ‘ku dari cela.
Hatiku amat tent’ram
asal aku dekat padaMu.
Reff:
Makin akrab padaMu Yesus,
ini doaku: Tiap hari, Tuhanku,
biar aku dekat padaMu.

2.  Dalam dunia yang kelam,
bila aku tenggelam,
tangan siapa terentang?
Hanya Kau, Tuhan, hanya Engkau!
Reff:
Makin akrab padaMu Yesus,
ini doaku: Tiap hari, Tuhanku,
biar aku dekat padaMu.

3.  Saat Kau memanggilku
tuntun aku Tuhanku,
hingga pada sisiMu
di rumahMu ‘ku tinggal tetap.
Reff:
Makin akrab padaMu Yesus,
ini doaku: Tiap hari, Tuhanku,
biar aku dekat padaMu.

PKJ 130 - Kita 'Kan Menang

1.  Kita ‘kan menang,
kita ‘kan menang,
kita ‘kan menang kelak.
Reff:
Dalam Kristus Tuhan
‘ku beriman, kita ‘kan menang kelak.

2.  Oleh kebenaran,
oleh kebenaran,
kita dimerdekakan.
Reff:
Dalam Kristus Tuhan
‘ku beriman, kita ‘kan menang kelak.

3.  Tuhan yang menolong,
Tuhan yang menolong,
dalam pergumulanku.
Reff:
Dalam Kristus Tuhan
‘ku beriman, kita ‘kan menang kelak.

4.  Hidup dalam damai,
hidup dalam damai,
hidup damai dan tent’ram.
Reff:
Dalam Kristus Tuhan
‘ku beriman, kita ‘kan menang kelak.

5.  Kita ‘kan menang,
kita ‘kan menang,
kita ‘kan menang kelak.
Reff:
Dalam Kristus Tuhan
‘ku beriman, kita ‘kan menang kelak.

PKJ 131 - 'Ku Yakin Tuhan Tuntun Langkahku

1.  ‘Ku yakin Tuhan tuntun langkahku
serta membuka jalan bagiku.
Jika sungguh berserah dan berdoa padaNya,
Tuhan membuka jalan bagiku.

2.  ‘Ku yakin Tuhan tuntun langkahku
serta membuka jalan bagiku.
‘Ku mencari wajahNya, maka malampun cerah;
Tuhan membuka jalan bagiku.

3.  ‘Ku yakin Tuhan tuntun langkahku
serta membuka jalan bagiku.
Bagi Dia hidupku, kata dan tindakanku;
Tuhan membuka jalan bagiku.

PKJ 132 - Langit Menceritakan

1.  Langit menceritakan kemuliaan Allah,
alam memberitakan karya tangan Tuhan.
Tidak ada berita, juga kata-kata,
namun gemanya terpancar ke s’luruh dunia.
Reff:
Hai percaya padaNya, jangan takut dan gentar,
kar’na kasih dan lindunganNya abadi.(2x)

2.  Taurat Tuhan sempurna, menyegarkan jiwa,
perintahNya pun murni menyenangkan hati,
kasih dan kuasaNya, bumi pun bergetar.
Dia pelindung dan perisai selamanya.
Reff:
Hai percaya padaNya, jangan takut dan gentar,
kar’na kasih dan lindunganNya abadi.(2x)

PKJ 133 - Lautan Rahmat Abadi

1.  Lautan rahmat abadi,
gelombang kasih Ilahi,
biar anakMu berteduh
di haribaan damaiMu.

2.  Engkau rahmani dan rahim,
pembungkus jiwa yang sedih,
pengayom hati yang resah,
pengasuh makhluk yang lemah.

3.  Hati gelisah, tertekan,
letih lesu, penuh beban,
bagaikan bunda Kau sentuh
dengan sejuknya tanganMu.

4.  Ibarat air yang jernih,
penawar haus, pembersih,
Kau dirus batin yang tegar,
Kaubasuh sukma yang cemar.

5.  Angin sorgawi, kuasa Roh,
nyaman segar embusanMu:
di kekosongan yang sepi
hidup yang baru Kau beri.

6.  Buatlah kami ini pun,
yang lahir dari dalamMu,
oleh kasihMu tersentak,
oleh rahmatMu tergerak.

PKJ 134 - Menakjubkan Benar

1.  Menakjubkan benar, mengagumkan!
Yesus Tuhanku yang mulia!
(Bait) Orang buta celik; demikian sabdaNya,
Yesus Tuhanku yang mulia!

2.  Menakjubkan benar, mengagumkan!
Yesus Tuhanku yang mulia!
(Bait) Orang sakit sembuh; demikian sabdaNya,
Yesus Tuhanku yang mulia!

3.  Menakjubkan benar, mengagumkan!
Yesus Tuhanku yang mulia!
(Bait) Orang tuli mendengar; demikian sabdaNya,
Yesus Tuhanku yang mulia!

4.  Menakjubkan benar, mengagumkan!
Yesus Tuhanku yang mulia!
(Bait) Yang dirasuk dilepas; demikian sabdaNya,
Yesus Tuhanku yang mulia!

PKJ 135 - O Sungai Rahmat

1.  O Sungai Rahmat, curahkan air,
sembuhkan bumi yang mengerang.
O Sungai Rahmat, curahkan air,
hapusakan darah yang menggenang.

2.  Gersanglah tanah, terbakar hangus;
benih tak tumbuh, kering, lemah.
O Sungai Rahmat, curahkan air
dan bumi ini s’lamatkanlah!

3.  Tumbuhkan damai dan kebebasan,
berakar dalam, subur mekar.
O Sungai Rahmat, curahkan air,
buatlah dunia sembuh benar!

PKJ 136 - Pada Bintang Nyata Karyanya

Pada bintang nyata karyaNya,
lewat angin agung SabdaNya,
darat laut di bawah kuasaNya.
Apa maknanya?
Aku merayakan NatalNya,
yang tercantum di sejarahNya,
Ia membebaskan umatNya,
Apa maknanya?
Saat aku bertemu Dia,
kurasakan agung RahmatNya,
‘ku sadari Dia Tuhan
yang mempedulikanku,
yang tak menjauhkan diri.
Kini Dia pun bersamaku
dan menjaga tiap langkahku.
Dia kawan karib bagiku;
Dia segalanya!

PKJ 137 - Pujilah Tuhan, Hai Jiwaku

1.  Pujilah Tuhan, hai jiwaku!
Ingin sepanjang umurku
kumuliakan namaNya!
Selagi hidup diberi,
pun bila nafas berhenti,
kupuji Dia s’lamanya!

2.  Sungguh bahagia yang imannya
pada Pencipta semesta,
yang kesetiaanNya kekal.
Si miskin dientaskanNya,
yang lapar dikenyangkanNya:
terurus adil tiap hal.

3.  Yang tersekap dibebaskanNya,
mata si buta pun cerah,
tegaklah orang yang penat;
yang jujur dikasihiNya,
yang asing pun dijagaNya,
piatu diberi tempat.

4.  Tuhanlah Raja selamanya,
adil, setia hukumNya,
belas kasihanNya kudus.
Dia yang patut disembah:
nyanyikanlah Haleluya!
sekarang dan kekal terus!

PKJ 138 - Setiamu, Tuhanku, Tiada Bertara

1.  SetiaMu, Tuhanku, tiada bertara,
di kala suka, di saat gelap.
KasihMu, Allahku, tidak berubah,
Kaulah Pelindung abadi, tetap.
Reff:
SetiaMu, Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang kuperlukan tetap Kau berikan,
sehingga akupun puas lelas.

2.  Musim bertanam dan musim tuaian,
surya, rembulan di langit cerah,
bersama alam memuji, bersaksi
tentang setiaMu tak bercela.
Reff:
SetiaMu, Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang kuperlukan tetap Kau berikan,
sehingga akupun puas lelas.

3.  Ampunan dosaku, damai abadi,
kehadiranMu dan bimbinganMu,
kini kekuatan dan besok harapan:
Hujan berkat Kau beri padaku.
Reff:
SetiaMu, Tuhanku, mengharu hatiku,
setiap pagi bertambah jelas.
Yang kuperlukan tetap Kau berikan,
sehingga akupun puas lelas.

PKJ 139 - Tuhan, Ya Allahku

1.  Tuhan, ya Allahku, dengarkan permohonanku.
Jawablah aku dalam kesetiaanMu karena keadilanMu.
Jawablah aku dalam kesetiaanMu karena keadilanMu.

2.  Hati dan semangat jiwaku pun lemah lesu.
Gundah gulana hatiku dalam tubuhku, aku teringat padaMu.
Gundah gulana hatiku dalam tubuhku, aku teringat padaMu.

3.  Aku merenungkan segala perbuatanMu
dan memikirkan segala kasih sayangMu. Jiwaku rindu padaMu.
dan memikirkan segala kasih sayangMu. Jiwaku rindu padaMu.

PKJ 140 - Tuhanku Berjanji

1.  Tuhanku berjanji dengan firmanNya;
segala diatasiNya.
Yang paling tak mungkin dimungkinkanNya,
bagi yang beriman padaNya.
Reff:
Tiada yang mustahil, asal kuat beriman.
Tiada yang mustahil bila firman kau pegang.
Firman Tuhanmu dengarkanlah: Tiada yang mustahil bagiNya!
Percayalah kepadaNya peganglah firmanNya;
segalah hal, segala hal menjadi mungkin beserta Tuhan.

2.  Meski kau digoncang gelombang cemas,
firmanNya tetap jangkarmu,
dan biar manusia lemah dan fana,
firman Tuhan pegangan teguh.
Reff:
Tiada yang mustahil, asal kuat beriman.
Tiada yang mustahil bila firman kau pegang.
Firman Tuhanmu dengarkanlah: Tiada yang mustahil bagiNya!
Percayalah kepadaNya peganglah firmanNya;
segalah hal, segala hal menjadi mungkin beserta Tuhan.

3.  Segalanya mungkin dengan firmanNya;
percaya dan aminkanlah!
JanjiNya selalu ditepatiNya,
tidak akan dipungkiriNya.
Reff:
Tiada yang mustahil, asal kuat beriman.
Tiada yang mustahil bila firman kau pegang.
Firman Tuhanmu dengarkanlah: Tiada yang mustahil bagiNya!
Percayalah kepadaNya peganglah firmanNya;
segalah hal, segala hal menjadi mungkin beserta Tuhan.

4.  Yang Mahakuasa, Khalik semesta,
mencipta dengan firmanNya.
Tak ada mustahil dihadapanNya;
alam raya dip’rintahkanNya.
Reff:
Tiada yang mustahil, asal kuat beriman.
Tiada yang mustahil bila firman kau pegang.
Firman Tuhanmu dengarkanlah: Tiada yang mustahil bagiNya!
Percayalah kepadaNya peganglah firmanNya;
segalah hal, segala hal menjadi mungkin beserta Tuhan.

PKJ 141 - Tuhanku Besar

Tuhanku besar, yang Mahakuasa,
tiada yang mustahil bagiNya.
Tuhanku besar, yang Mahakuasa,
tiada yang mustahil bagiNya.
Alam semesta serta isinya
dibuatNya baik semuanya.
Tuhanku besar, yang Mahakuasa
tiada yang mustahil bagiNya.

PKJ 142 - Untuk Apa Susah Hati

1.  Untuk apa susah hati?
Bukankah Yesuslah kawanmu abadi!
Harta imanku tak hilang:
bagiku Penebus adalah jaminan.

2.  Saat lahirku di dunia,
nyatanya tiadalah milik yang ‘ku punya.
Tanpa milik apa jua,
akhirnya haruslah ‘ku berangkat pula.

3.  Aku bukan milik diri;
jiwaku, ragaku, Tuhan yang miliki.
Diberi dan diambilNya;
berserah s’lamanya ‘ku memuji Dia.

4.  Bila salib dan sengsara kutempuh,
tak perlu aku putus asa.
Aku tak perlu kuatir:
aku tahu, Tuhan mau susahku berakhir.

5.  Banyak hariku ceria;
apakah lawannya tidak kuterima?
Tuhan adil dan setia:
apapun nasibku, kuandalkan Dia!

6.  Tuhan, Sumber kesukaan,
diriku milikMu: tak ‘kan terpisahkan.
Aku yakin dan percaya:
Kau Terang, Kau Teman, untuk selamanya.

PKJ 143 - Yesus Tetap Mengasihi Aku

1.  Yesus tetap mengasihi aku;
kuasa gelap tak ‘kan memisahku;
bahkan nyawaNya Ia beri:
kini ‘ku milikNya.
Reff:
Aku tetap milikNya,
Yesus pun milikku,
bukan untuk sementara,
tapi selamanya.

2.  Dulu ‘ku di kuasai dosa
Yesus s’lamatkan ‘ku yang bernoda; ‘ku dientaskan, ‘ku ditebus;
kini ‘ku milikNya.
Reff:
Aku tetap milikNya,
Yesus pun milikku,
bukan untuk sementara,
tapi selamanya.

3.  Limpah meruah sukacitaku;
Yesus membuka rantai dosaku;
oleh darahNya ‘ku ditebus:
kini ‘ku milikNya.
Reff:
Aku tetap milikNya,
Yesus pun milikku,
bukan untuk sementara,
tapi selamanya.

PKJ 144 - Dia Kristus

1.  Dia Kristus, Imanuel, Raja Damai.
Dia Kristus, Dia Mesias, Putra Allah.
Firman yang hidup, Terang dunia,
Benteng yang teguh, Batu Kes’lamatan,
Dia Kristus, Sang Penebus, Domba Allah.
Dia Jalan Kebenaran, dan hidup.
Reff:
Yesus, Yesus, Dia Kristus.
Yesus Kristus, Dia Tuhan.

2.  Dia Kristus, Sang Gembala dan Pembela.
Dia Kristus, Imam Agung tak bercela.
Pintu insani, Jalan ke sorga,
Hakim Rajani, Alfa dan Omega,
Dia Kristus, Raja kita, tak ‘kan goyah.
Dia Kristus, Allah kita s’lamanya.
Reff:
Yesus, Yesus, Dia Kristus.
Yesus Kristus, Dia Tuhan.

PKJ 145 - Aku Melangkah Ke Rumah Tuhan

1.  Aku melangkah ke rumah Tuhan
dalam iringan umat Kristus,
‘Ku mensyukuri berkat, rahmatMu,
yang sungguh banyak kepadaku.
Reff:
Aku bersyukur kepadaMu, Tuhan,
atas berkatMu yang Kaulimpahkan.
Aku bersyukur kepadaMu, Tuhan,
atas kasihMu yang Kaucurahkan.

2.  Aku bersujud di hadiratMu;
kubawakan persembahanku.
Kuhaturkan kepadaMu, Tuhan,
kiranya Kau menerimanya.
Reff:
Aku bersyukur kepadaMu, Tuhan,
atas berkatMu yang Kaulimpahkan.
Aku bersyukur kepadaMu, Tuhan,
atas kasihMu yang Kaucurahkan.

3.  Aku serahkan hasil karyaku,
harta, tenaga, serta waktu.
Dari tanganMu jua asalnya,
bagi kemuliaanMu, Bapa.
Reff:
Aku bersyukur kepadaMu, Tuhan,
atas berkatMu yang Kaulimpahkan.
Aku bersyukur kepadaMu, Tuhan,
atas kasihMu yang Kaucurahkan.

4.  Aku berlutut di hadapanMu,
aku serahkan jiwa raga.
Karna Engkau menebus hidupku:
utuslah aku jadi saksi.
Reff:
Aku bersyukur kepadaMu, Tuhan,
atas berkatMu yang Kaulimpahkan.
Aku bersyukur kepadaMu, Tuhan,
atas kasihMu yang Kaucurahkan.

PKJ 146 - Bawa Persembahanmu

1.  Bawa persembahanmu dalam rumah Tuhan
dengan rela hatimu, janganlah jemu.
Bawa persembahanmu, bawa dengan suka.
Reff:
Bawa persembahanmu, tanda sukacitamu.
Bawa persembahanmu, ucaplah syukur.

2.  Rahmat Tuhan padamu tidak tertandingi
oleh apa saja pun dalam dunia.
Kasih dan karunia sudah kau terima.
Reff:
Bawa persembahanmu, tanda sukacitamu.
Bawa persembahanmu, ucaplah syukur.

3.  Persembahkan dirimu untuk Tuhan pakai
agar kerajaanNya makin nyatalah.
Damai dan sejahtera diberikan Tuhan.
Reff:
Bawa persembahanmu, tanda sukacitamu.
Bawa persembahanmu, ucaplah syukur.

PKJ 147 - Di Sini Aku Bawa

1.  Di sini aku bawa, Tuhan,
persembahan hidupku, semoga berkenan.
Berapalah nilainya, Tuhan, dibandingkan
berkatMu yang t’lah Kau limpahkan.
T’rimalah, Tuhan, O t’rimalah, Tuhan!

2.  Tanganku yang kecil, ya Tuhan,
belum mencari makan sendiri, ya Tuhan.
Terimalah hatiku, Tuhan, menjadi
persembahan yang Tuhan perkenan.
T’rimalah, Tuhan, O t’rimalah, Tuhan!

3.  Kuingat firmanMu, ya Tuhan,
yang mengajarkan kami mengingat yang kecil:
Berkati semuanya, Tuhan, supaya
persembahan tetap mengalir t’rus.
T’rimalah, Tuhan, O t’rimalah, Tuhan!

PKJ 148 - T’rima Kasih Ya Tuhanku

1.  T’rima kasih ya Tuhanku,
atas hari pemberianMu.
Hari baru limpah rahmat
dan dipenuhi oleh kasihMu.
Kaucurahkan pada umatMu,
Kaucurahkan pada umatMu.

2.  T’rima kasih atas waktu
yang Dikau tawarkan padaku,
agar dalam masa muda
aku belajar tentang kasihMu,
yang besar dan mulia itu,
yang besar dan mulia itu.

3.  ‘Kan kupakai waktu itu
melakukan tanggung jawabku
dan menolong sesamaku
menurut firman serta karyaMu,
kar’na itu makna kasihMu,
kar’na itu makna kasihMu.

4.  Puji syukur kuucapkan
atas waktu yang Kauciptakan.
Kutaati, kuhargai
di dalam kata dan perbuatanku,
agar nyata hidup beriman,
agar nyata hidup beriman.

PKJ 149 - Ucap Syukur Pada Tuhan


1.  Ucap syukur pada Tuhan
kar’na kita dis’lamatkan olehNya.
Senandungkanlah lagu baru,
senandungkanlah lagu baru bagiNya.

2.  Nyanyikanlah dengan riang
kar’na kasih setia Tuhan, nyanyilah.
Senandungkanlah lagu baru,
senandungkanlah lagu baru bagiNya.

3.  Muliakan nama Tuhan
kar’na kuasanya abadi, muliakan.
Senandungkanlah lagu baru,
senandungkanlah lagu baru bagiNya.

PKJ 150 - Ya Tuhan, Hanya Inilah

1.  Ya Tuhan, hanya inilah
yang patut kuberi padaMu;
ungkapan syukur apalah,
dibanding berkat karuniaMu?

2.  Pemb’rian janda miskin pun
Engkau lihat ketulusannya,
tiliklah juga hatiku,
saat kubawa persembahan.

3.  Semua harta kami pun
bersumber hanya kepadaMu,
dengan bersuka bergemar
kupersembahkan kepadaMu.

4.  KasihMu nyata s’lamanya
sepanjang hidup di dunia.
Di kala suka dan senang
hanyalah Engkau jaminannya.

5.  Pujian dan hormat t’rimalah,
ya Tuhan, sumber s’gala berkat;
di tiap waktu dan tempat,
naiklah syukur kepadaMu.

PKJ 151 - Padamu, Tuhanku, Kubawa Dosaku

1.  PadaMu, Tuhanku, kubawa dosaku,
segala salahku melanggar firmanMu.
Reff:
Hapuskan dosaku, sucikan diriku.
Jadikan diriku anakMu yang benar.

2.  PadaMu, Tuhanku, kumohon kuasaMu,
supaya ‘kuteguh mengikut firmanMu.
Reff:
Hapuskan dosaku, sucikan diriku.
Jadikan diriku anakMu yang benar.

3.  PadaMu, Tuhanku, kubawa diriku.
Ajari diriku cinta sesamaku.
Reff:
Hapuskan dosaku, sucikan diriku.
Jadikan diriku anakMu yang benar.

PKJ 152 - Padamu, Tuhan, Kuserahkan Jiwa Ragaku

1.  PadaMu, Tuhan, kuserahkan jiwa ragaku.
Menjadi hamba yang setia, taat padaMu.
Kuatkan aku, ya Tuhan, di dalam cobaan,
sehingga imanku teguh dan tahan godaan.

2.  PadaMu, Tuhan, kuberikan janji yang teguh
mengikut Dikau, Tuhanku, seumur hidupku.
Teguhkan aku, ya Tuhan, di dalam tugasku,
agar seluruh hidupku memuliakanMu.

3.  PadaMu, Tuhan, kumohonkan kasih kurnia,
selamat dan sejahtera di jalan hidupku.
Penuhi aku, ya Tuhan, dengan Roh KudusMu,
menjadi saksi firmanMu di dalam dunia.

PKJ 153 - Pakailah Seluruh Hidupmu

1.  Pakailah seluruh hidupmu
dalam ladang dunia.
Tiap harta dan talentamu
pergunakan bagiNya.
Reff:
Berkat Tuhan tersedia
bagi orang yang meminta;
Dia tahu yang kaubutuhkan
kini dan selamanya.

2.  Sungguh banyak waktu terbuang
untuk hal yang tak perlu.
Tuhan banyak beri peluang
menyalurkan karsamu.
Reff:
Berkat Tuhan tersedia
bagi orang yang meminta;
Dia tahu yang kaubutuhkan
kini dan selamanya.

3.  Ingatlah akan Penciptamu
pada masa mudamu.
Sebelum tiba hari tua,
persembahkan karyamu.
Reff:
Berkat Tuhan tersedia
bagi orang yang meminta;
Dia tahu yang kaubutuhkan
kini dan selamanya.

PKJ 154 - Setiakah Diriku Padamu

1.  Setiakah diriku padaMu, Tuhanku?
Dan siapkah hatiku mengiringMu terus?
‘Ku harus mengaku tidak tekun,
semangat pun rentan
dan jiwaku yang rapuh
membuatku bercela.

2.  Kau panggil aku, Tuhan, ‘ku datang padaMu
dengan rendah hatiku kut’rima tugasku.
Kobarkan semangat di hatiku,
kuatkan imanku
dan tuntun aku, Tuhan,
arahkanlah niatku.

3.  Menapak jalan Tuhan, meski letih lesu,
tetap Engkau ‘kuturut, apapun maksudMu.
Engkaulah jalanku, kebenaranku,
Kaulah hidupku.
Jadikanlah hambaMu
berguna di ladangMu.

PKJ 155 - Ambillah Roti Ini

1.  Ambillah roti ini dan makanlah.
Roti ini adalah tubuhKu.
Tubuh serta darah Tuhan Yesus
diberi lambang kasih yang tak terperi.
Ambillah anggur ini dan minumlah,
semua kamu minum dari sini;
minuman ini adalah darahKu,
darah perjanjian, untukmu ditumpahkan.
Tubuh serta darah Tuhan Yesus diberi,
lambang kasih yang tak terperi.

2.  Ambillah roti ini dan makanlah.
Roti ini adalah tubuhKu.
Sungguh tak bertara pengorbanan Penebus
agar manusia ditebus.
Ambillah anggur ini dan minumlah,
semua kamu minum dari sini;
minuman ini adalah darahKu,
darah perjanjian, untukmu ditumpahkan.
Sungguh tak bertara pengorbanan Penebus,
agar manusia ditebus.

PKJ 156 - Anakdomba Allah

1.  Anakdomba Allah, Yang menghapus dosa dunia.
Anakdomba Allah, kasihani kami, kasihani kami.

2.  Anakdomba Allah, Yang menghapus dosa dunia.
Anakdomba Allah, b’rilah kami damai, b’rilah kami damai.

PKJ 157 - Perjamuan Yang Kudus

1.  Perjamuan yang kudus
bekal untuk iman,
dengan hati yang tulus
sembah pada Tuhan.
Reff:
Tubuh Yesus, tubuh Yesus
makanan yang kudus.
Darah Yesus, darah Yesus
minuman yang kudus.

2.  Sekarang aku datang
membawa dosaku,
dengan sesal dan malu
berbalik padaMu.
Reff:
Tubuh Yesus, tubuh Yesus
makanan yang kudus.
Darah Yesus, darah Yesus
minuman yang kudus.

3.  Ya Tuhan, aku susud
di kaki salibMu,
memohon pengampunan;
hapuskan dosaku.
Reff:
Tubuh Yesus, tubuh Yesus
makanan yang kudus.
Darah Yesus, darah Yesus
minuman yang kudus.

4.  Kulihat kedamaian
di salib yang kudus,
yang s’lalu memancarkan
kasihMu yang kudus.
Reff:
Tubuh Yesus, tubuh Yesus
makanan yang kudus.
Darah Yesus, darah Yesus
minuman yang kudus.

PKJ 158 - Tuhan, B’rilah Rahmatmu

1.  Tuhan, b’rilah rahmatMu bagi kedua mempelai;
rumah tangganya penuh kasih sayang mesra.
Limpahkan damai dalam cintanya
agar padu dalamMu bahagia kekal.

2.  Di setiap langkahnya firmanMulah pemandunya.
Janji yang diikrarkan biar kokoh teguh.
B’rilah berkatMu dalam cintanya;
curahkanlah kasihMu, sukacita penuh.

3.  T’rima kasih, ya Tuhan, Kaupersatukan mempelai.
B’rilah keturunannya membawa bahagia.
Hanya kasihMu dasar cintanya.
Dalam rumah tangganya Tuhan hadir tetap.

PKJ 159 - Ya Tuhan, Pada Hari Ini

1.  Ya Tuhan, pada hari ini hadir di hadapanMu
dua hati yang t’lah berjanji hidup dalam kasihMu,
kar’na iman yang membuat pengharapannya teguh,
datang bertelut di altarMu, berserah kepadaMu.

2.  Manusia tidak berdaya menentukan hidupnya,
tapi jika Engkau izinkan, bahagia miliknya.
Berkenanlah Kau kiranya memberikan berkatMu,
agar dalam rumah tangganya namaMu dipujinya.

PKJ 160 - Bangkit, Ya 'Ku Bangkitlah Kelak


1.  Bangkit, ya ‘ku bangkitlah kelak, tidurku sejenak;
hidup sempurna ‘ku diberi di sorga.
Haleluya, Haleluya!

2.  Agar tumbuh, gandum dibenam, pun ‘ku demikian
‘kan digabungkan dengan tuaian Tuhan.
Haleluya, Haleluya!

3.  Pada hari yang penuh syukur ‘ku nyanyi bermazmur:
dari kuburan ‘ku dibangkitkan Tuhan.
Haleluya, Haleluya!

4.  ‘Ku diantar oleh Penebus ke dalam Bait kudus;
bersukaria kumuliakan Dia:
Haleluya, Haleluya!

PKJ 161 - Beristirahat Orang Yang Beriman

1.  Beristirahat orang yang beriman
yang memenangkan perjuangan besar.
Perbuatannya mengikutinya
ke dalam sorga, tempat bahagia.

2.  Air matamu dihapus Tuhanmu;
dulu menangis di waktu bersemai,
kini bersuka saat menuai,
penuh harapan, iman dan kasih.

3.  Dan bila nanti Yesus memanggilmu,
dengan suaraNya pusara ditembus,
maka yang fana dan duniawi
‘kan bangkit dalam wujud sorgawi.

4.  Puji dan hormat bagiMu, ya Tuhan,
atas berkatMu dan pemberianMu:
orang yang mati di dalam Yesus
akan tetap hidup dalam Dia.

PKJ 162 - Ada Saatnya Kita Jumpa

1.  Ada saatnya kita jumpa,
ada saatnya kita pisah.
Bila sedih, bersusah hati,
Yesus menghibur, mengobati.
Reff:
Kiranya Tuhan melindungi,
sampai kelak berjumpa lagi.

2.  Di dalam Yesus kita satu,
dekat dan jauh tak usah risau.
Jangan gentar dan jangan ragu,
di dalam doa kita padu.
Reff:
Kiranya Tuhan melindungi,
sampai kelak berjumpa lagi.

PKJ 163 - Bila Duka Menerpa

1.  Bila duka menerpa, janganlah kau bersedih.
Carilah Yesus Tuhanmu selalu.
Tak ‘kan dibiarkanNya hidupmu sendiri,
kasih Yesus s’lalu besertamu.
Reff:
Yesus pasti memberi kedamaian yang penuh.
Dia Batu Karang yang teguh, yang teguh.(2x)

2.  Hidupmu bagaikan daun, segera ‘kan layu.
Demikian hidup manusia.
Firman Tuhan yang kekal diberi padamu;
peganglah dengan teguh s’lamanya.
Reff:
Yesus pasti memberi kedamaian yang penuh.
Dia Batu Karang yang teguh, yang teguh.(2x)

3.  Aku datang bertelut di depanmu, Tuhan,
kuserahkan diriku padaMu.
Penghiburan yang Kau b’ri meneguhkan iman.
Kini jiwaku tent’ram sertaMu.
Reff:
Yesus pasti memberi kedamaian yang penuh.
Dia Batu Karang yang teguh, yang teguh.(2x)

PKJ 164 - Jalan Hidup Tak Selalu

1.  Jalan hidup tak selalu tanpa kabut yang pekat,
namun kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat.
Mungkin langit tak terlihat oleh awan yang tabel,
di atas nyalah membusur p’langi kasih yang kekal.
Reff:
Habis hujan tampak p’langi bagai janji yang teguh,
di balik duka menanti p’langi kasih Tuhanmu.

2.  Jika badai menyerangmu, badai turun menggelap,
carilah di atas awan p’langi kasih yang tetap.
Lihatlah warna-warninya, lambang cinta yang besar,
Tuhan sudah b’ri janjiNya, jangan lagi ‘kau gentar.
Reff:
Habis hujan tampak p’langi bagai janji yang teguh,
di balik duka menanti p’langi kasih Tuhanmu.

3.  Jauhkan takut putus asa, walau jalanmu gelap,
perteguh kepercayaan dan langkahmu pertegap.
Tuhan itu ada kasih, itulah penghiburmu,
di atas duka bercahaya p’langi kasih Tuhanmu.
Reff:
Habis hujan tampak p’langi bagai janji yang teguh,
di balik duka menanti p’langi kasih Tuhanmu.